SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN KEGIATAN EKTRAKURIKULER MENGGUNAKAN METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING (SAW) DAN TECHNIQUE FOR ORDER PREFERENCE BY SIMILARITY TO IDEAL SOLUTION (TOPSIS )
Keywords:
Sistem Pendukung Keputusan, Ekstrakurikuler, SAW, TOPSIS, ROC, Profile MatchingAbstract
Pemilihan kegiatan ekstrakurikuler yang kurang sesuai dengan minat dan kemampuan siswa dapat menghambat pengembangan potensi diri. Proses pemilihan yang masih bersifat subjektif menunjukkan perlunya sistem yang mampu memberikan rekomendasi secara objektif dan sistematis. Penelitian ini bertujuan mengembangkan Sistem Pendukung Keputusan (SPK) untuk pemilihan kegiatan ekstrakurikuler menggunakan kombinasi metode Simple Additive Weighting (SAW) dan Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS). Pembobotan kriteria dilakukan menggunakan Rank Order Centroid (ROC), sedangkan konversi nilai menggunakan Profile Matching. Data penelitian diperoleh dari 100 siswa MAN 2 Samarinda dengan lima kriteria penilaian, yaitu potensi, bakat, pengetahuan, keterampilan, dan fisik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem mampu memberikan rekomendasi kegiatan ekstrakurikuler secara objektif berdasarkan karakteristik siswa. Pengujian sensitivitas menghasilkan nilai perubahan sebesar 0,75%, yang menunjukkan bahwa perubahan bobot kriteria tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap hasil perankingan. Hasil tersebut mengindikasikan bahwa kombinasi metode SAW dan TOPSIS memiliki tingkat stabilitas yang baik dalam menghasilkan keputusan. Sistem yang dikembangkan diharapkan dapat membantu siswa memilih kegiatan ekstrakurikuler yang sesuai serta mendukung proses pengambilan keputusan yang lebih efektif dan akurat.
References
Alivia, T., & Sudadi, S. (2023). Manajemen Pendidikan Karakter Melalui Kegiatan Ekstrakurikuler. Tolis Ilmiah : Jurnal Penelitian, 5(2 SE-Artikel), 108–119. https://doi.org/10.56630/jti.v5i2.447
Citra, P., & Satria, M. N. D. (2024). Penerapan Metode Rank Order Centroid dan SMART dalam Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Waitress Terbaik. CHAIN: Journal of Computer Technology, Computer Engineering, and Informatics, 2(2), 77–87.
Febrianus, B., Maulana, F. A., Handayani, R., & Baidawi, T. (2024). Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Kegiatan Ekstrakurikuler Yang Diminati Dengan Metode Simple Additive Weighting ( SAW ). 02(02), 304–313.
Kemendikbudristek. (2024). Kurikulum pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah. Kementerian Pendidikan Dasar Dan Menengah. https://bbgtksumut.kemendikdasmen.go.id/siaran-pers-kementerian-pendidikan-kebudayaan-riset-dan-teknologi-n/
Majalista, R., Herdiansyah, M. I., & Amin, Z. (2023). Combination of Profile Matching and SAW Methods for College KIP Admission. 5(4), 471–480.
Marbun, M., Zarlis, M., & Nasution, Z. (2021). Analysis of Application of the SAW, WP and TOPSIS Methods in Decision Support System Determining Scholarship Recipients at University. Journal of Physics: Conference Series, 1830(1), 12018. https://doi.org/10.1088/1742-6596/1830/1/012018
Nugraha, A. H., Purwanto, I., & Turiyono, A. (2025). Bulletin Of Computer Science Research Sistem Pendukung Keputusan Penentuan Kegiatan Ekstrakurikuler Sekolah Terbaik Menerapkan Metode TOPSIS dan ROC. 5(4), 679–687. https://doi.org/10.47065/bulletincsr.v5i4.557
Sitepu, L. A. B., Astawa, I. W. P., & Sukajaya, I. N. (2025). Implementasi Metode Kombinasi SAW-TOPSIS Untuk Pengambilan Keputusan Penerima Bantuan Program Keluarga Harapan. Citizen : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia, 5(6), 1665–1679. https://doi.org/10.53866/jimi.v5i6.1082
Suwondo, A. (2025). Cara Uji Sensitivitas SPK Sistem Pendukung Keputusan | Excel Full Tutorial + Penjelasan. YouTube. https://youtu.be/EE0RBeJNWq8
Wedo, M., Nurcahyo, G. W., & Sovia, R. (2025). Implementasi Metode Profile Matching dalam Sistem Pendukung Keputusan untuk Seleksi Penerimaan Siswa Baru. bit-Tech, 7(3), 865–872.
Zaini, M., Hamdani, H., Padmo, A., Masa, A., Informatika, P. S., Teknik, F., & Mulawarman, U. (2023). Pemilihan Lokasi Lahan Perkebunan Tanaman Kakao Menggunakan Metode WP dan TOPSIS. 7(1), 39–48.

