FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI EFIKASI DIRI PERAWAT CODE BLUE DALAM PENANGANAN PASIEN GAWAT DARURAT RSUD DAN RSU SWASTA DI KABUPATEN PIDIE

Authors

  • Dian Devita STIKes Medika Nurul Islam
  • Lisnawati Rahayu STIKes Medika Nurul Islam
  • Putri Zahara STIKes Medika Nurul Islam
  • Novita Sari STIKes Medika Nurul Islam
  • Maya Ariska STIKes Medika Nurul Islam

Keywords:

efikasi diri, codeblue, gawat darurat

Abstract

Code blue merupakan sistem menejemen darurat yang di bentuk untuk menangani kasus yang membutuhkan intervensi medis darurat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktorfaktor yang mempengaruhi efikasi diri perawat Code blue dalam penanganan pasien gawat darurat RSUD dan RSU Swasta di Kabupaten Pidie. Metode penelitian menggunakan metode survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini seluruh perawat Code blue RSUD dan RSU Swasta di Kabupaten Pidie yaitu sebanyak 49 orang. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan total sampling yaitu berjumlah 49 perawat. Penelitian dilakukan dari tanggal 17 sampai 29 Juli tahun 2025. Hasil penelitian ini menunjukkan ada hubungan faktor pelatihan (0,000 < 0,05) dan masa kerja (0,000 < 0,05) dengan efikasi diri perawat Code blue dalam penanganan pasien gawat darurat. Kesimpulan penelitian ini terdapat hubungan antara faktor (pelatihan dan masa kerja) dengan efikasi diri perawat Code blue dalam penanganan pasien gawat darurat RSUD dan RSU Swasta di Kabupaten Pidie. Saran kepada rumah sakit agar dapat memfasilitasi perawat Code blue untuk mengikuti pelatihan serta sosialisasi yang berkaitan dengan Code blue dalam meningkatkan pengetahuan serta kompetensi untuk menjadi perawat Code blue.

 

 

References

Akmalia, (2017) Keterkaitan Masa Bekerja dengan Self Efficacy pada Tim Code Blue dalam Penatalaksanaan Pasien Gawat Darurat Health & Medical Sciences Volume: 1, Nomor 2, 2024.

Cuganesan, S. (2018). Keterkaitan Masa Bekerja dengan Self Efficacy pada Tim Code Blue dalam Penatalaksanaan Pasien Gawat Darurat Health & Medical Sciences Volume: 1, Nomor 2, 2024, Hal: 1-9.

Dame, et al. (2018). Gambaran Tingkat Pengetahuan Perawat Tentang Code Blue System Di RSUP Dr. R. D. Kandou. E-Clinic (ECL), Volume 6, Nomor 2.

Jayasingh I. A., Margos R A. P., Philip S., Afik A., (2019) A Clinical Audit to Assess the Adherence of the Code Blue Team to Advanced Cardiac Life Support Protocol and its Effect on the Patient Outcome in a Tertiary Care Hospital in Kochi, Kerala.

Jita Indah, M. M. D. (2021). Hubungan Pengetahuan dan Pelatihan Code Blue dengan Hasil pada Pasien : Literatur Review. 2(3), 1563–1568.

Wildani, A. (2019). HUbungan Antara Efikasi Diri Perawat dengan Profesionalisme Perawat Di Ruang IGD Rumah Sakit di Kabupaten Jember. Jember: Universitas Jember.

Muhajirin. (2019). Hubungan Pengalaman Lama Bekerja Dengan Self Efficacy Dalam Melakukan Tindakan CPR Di RSUD Cibinong. Jurnal Ilmiah Wijaya.

Mulya, W., & Fahrizal, M. S. (2019). Tanggap Darurat Medis (Code Blue) Studi Kasus Pada Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Wahab Sjahranie Di Samarinda. IDENTIFIKASI: Jurnal Ilmiah Keselamatan, Kesehatan Kerja Dan Lindungan Lingkungan, 5(2), 93–103. Journal Health Of Education Vol. 3, No. 1 62-Article Text-142-1-10-20220819.pdf.

Sabri, M. F. (2020). Keterkaitan Masa Bekerja dengan Self Efficacy pada Tim Code Blue dalam Penatalaksanaan Pasien Gawat Darurat Health & Medical Sciences Volume: 1.

Seran, A. N., Prasetyo, J., Uly, R. G. Z., & Kiri, H. A. (2024). Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Penerapan Code Blue Sistem oleh Perawat. Jurnal Keperawatan, 16(4), 1187-1196.

Downloads

Published

2026-06-26

How to Cite

Dian Devita, Lisnawati Rahayu, Putri Zahara, Novita Sari, & Maya Ariska. (2026). FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI EFIKASI DIRI PERAWAT CODE BLUE DALAM PENANGANAN PASIEN GAWAT DARURAT RSUD DAN RSU SWASTA DI KABUPATEN PIDIE . Aceh Journal of Health Innovation, 3(1). Retrieved from https://jurnal.lldikti13.id/index.php/ahohi/article/view/147

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)