EFEKTIVITAS MEDIA SOSIAL DALAM PENCEGAHAN DAN PENGELOLAAN DIABETES: STUDI LITERATUR

Authors

  • Triananda Putri Universitas Bumi Persada, Aceh, Indonesia
  • Zaituni
  • Ainol Mardiah Universitas Bumi Persada, Aceh, Indonesia

Abstract

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penggunaan media sosial dalam pencegahan dan pengelolaan penyakit diabetes mellitus (DM). Rumusan masalah yang diajukan adalah sejauh mana media sosial dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang penyakit diabetes, mempengaruhi perubahan perilaku, dan mengatasi tantangan dalam proses penyembuhannya. Penelitian ini menggunakan metode tinjauan literatur sistematis dengan pendekatan PRISMA, yang mencakup pencarian artikel melalui Google Scholar dengan queri yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial, terutama platform seperti TikTok, WhatsApp, dan Zoom, efektif dalam meningkatkan pengetahuan tentang penyakit diabetes. Namun, meskipun terdapat peningkatan pengetahuan, perubahan perilaku yang nyata seperti kepatuhan terhadap pengobatan atau diet sehat, diperlukan pendekatan yang lebih holistik dan interaktif guna memperoleh dampak yang lebih nyata. Oleh karena itu, disarankan agar pihak terkait memanfaatkan media sosial sebagai bagian dari strategi pencegahan yang lebih komprehensif, yang mencakup konseling tatap muka, pengingat rutin, dan dukungan sosial yang berkelanjutan. Disamping itu, untuk meningkatkan efektivitas, kualitas konten, serta keterlibatan audiens dalam berintegrasi dengan media sosial diharapkan dapat lebih memperhatikan sisi edukasi.

Kata kunci: media sosial, diabetes mellitus, pencegahan, pengelolaan, edukasi  kesehatan

 

References

Hantrais, L., Allin, P., Kritikos, M., Sogomonjan, M., Anand, P. B., Livingstone, S., ... & Innes, M. (2021). Covid-19 and the digital revolution. Contemporary Social Science, 16(2), 256-270.

Ismed, I. (2023). Optimization of Nutrition Counse Optimalisasi Konseling Gizi Melalui Media Sosial Whatsapp Terhadap Perubahan Pola Makan Pasein DM Tipe 2 Di RSUD Tengku Rafi’an Siak. Nutrient, 3(1), 74-89.

Kaplan, A. M., & Haenlein, M. (2010). Users of the world, unite! The challenges and opportunities of Social Media. Business Horizons,53(1), 59-68.

Kusuma, E., Nastiti, A. D., Puspitasari, R., & Handayani, D. (2022). Edukasi Pencegahan dan Penanganan Diabetes Mellitus Serta Skrining Penderita Diabetes Mellitus.

Maharani, A. P., Sutrisno, D., & Hadriyati, A. (2024). Pengembangan Media Video Edukasi Via Media Sosial Tiktok Sebagai Sarana Pemberian Informasi Obat Diabetes Melitus Pada Mahasiswa Prodi Pgsd Universita Muhammadiyah Muara Bungo Tahun 2024. Jurnal Kesehatan Tambusai, 5(3).

Mustofa, R. A. B., & Sani, M. (2024). Efektivitas Promosi Kesehatan Melalui Media Sosial dalam Mendorong Perilaku Hidup Sehat Pada Remaja. Sosial Simbiosis: Jurnal Integrasi Ilmu Sosial Dan Politik, 1(3), 212-223.

Page, M. J., McKenzie, J. E., Bossuyt, P. M., Boutron, I., Hoffmann, T. C., Mulrow, C. D., Shamseer, L., Tetzlaff, J. M., Akl, E. A., Brennan, S. E., Chou, R., Glanville, J., Grimshaw, J. M., Hróbjartsson, A., Lalu, M. M., Li, T., Loder, E. W., Mayo-Wilson, E., McDonald, S., … Moher, D. (2021). The PRISMA 2020 statement: an updated guideline for reporting systematic reviews. In BMJ. https://doi.org/10.1136/bmj.n71

Parwati, D., & Darmansyah, S. (2024). Social Media Literacy and Its Impact on Menstrual Hygiene Awareness among Adolescent Women: Literasi Media Sosial dan Dampaknya pada Kesadaran Kebersihan Menstruasi di Kalangan Remaja Putri. Al-Adawiyyah: Jurnal Sains, Farmasi dan Kesehatan, 1(1), 27-51.

Retta, E., Kusumajaya, H., & Arjuna, A. (2023). Faktor–faktor yang Berhubungan dengan Pemilihan Pengobatan Herbal pada Pasien Diabetes Mellitus. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 5(4), 1541-1552.

Rianti, N. A., Siregar, A., & Podojoyo, P. (2023). Edukasi Gizi Online Melalui Media Video Dan Leaflet Terhadap Pengetahuan Dan Kepatuhan Diet Penderita DM. Media Kesehatan Politeknik Kesehatan Makassar, 18(1), 162-170.

Rogers, Everett. M. (2003). Diffusion of Innovations. Newyork City, NY: The Free Press.

Rosenstock, I. M. (1974). Historical Origins of the Health Belief Model. Health Education & Behavior, 2(4), 328–335. https://doi.org/10.1177/109019817400200403

Sarjito, A. (2024). Hoaks, Disinformasi, dan Ketahanan Nasional: Ancaman Teknologi Informasi dalam Masyarakat Digital Indonesia. Journal of Governance and Local Politics (JGLP), 6(2), 175-186.

Saswita, N., Aditama, L., & Lorensia, A. (2023). Pengaruh Telefarmasi Terhadap Kepatuhan dan Target Pengobatan Pasien DMT2. MPI (Media Pharmaceutica Indonesiana), 5(2), 124-133.

Tommy, M., Mujahid, M., & Rahmat, F. (2024). Pengaruh Media Komunikasi Konvensional (Baliho) Dan Media Komunikasi Digital (Instagram) Terhadap Minat Kunjung Pada Event Bazar Midtown. Innovative: Journal Of Social Science Research, 4(5), 2522-2540.

Vosoughi, S., Roy, D., & Aral, S. (2018). The spread of true and false news online. Science, 359 (6380), 1146 – 115.

Downloads

Published

2025-07-26

How to Cite

Triananda Putri, Zaituni, & Ainol Mardiah. (2025). EFEKTIVITAS MEDIA SOSIAL DALAM PENCEGAHAN DAN PENGELOLAAN DIABETES: STUDI LITERATUR. Aceh Journal of Health Innovation, 2(1). Retrieved from http://jurnal.lldikti13.id/index.php/ahohi/article/view/65